07 Desember, 2019

Tips Sukses Dalam Islam

Sesuai dengan judul artikel pada kali ini, siapa sih dari sahabat semuanya yang tidak ingin sukses dunia akhirat? Pastinya nggak adalah yaa dan pastinya semua serentak jawab 'pengeen begete' ya kan? 😆 Semua orang tentunya pasti ingin sukses dunia akhirat. Lantas bagaimanakah sukses menurut islam? dan bagaimana pula cara meraih sukses dunia akhirat? Pada penasaran kan?  Yuuk .. langsung saja simak ulasan berikut ini..   

Sukses menurut kebanyakan orang biasanya diartikan sebagai kesuksesan dalam karir maupun dalam mengumpulkan harta benda. Menurut agama islam, seorang manusia yang sukses adalah ia yang selalu istiqomah berada di jalan Allah SWT dan memiliki bekal yang cukup untuk kehidupan di akhirat kelak.Manusia yang sukses dalam islam adalah mereka yang memiliki kemuliaan. Hal ini sesuai dengan firman Allah QS. Al Anbiya 21 : ayat 10 

لَقَدْ  اَنْزَلْنَاۤ اِلَيْكُمْ كِتٰبًا فِيْهِ ذِكْرُكُمْ ۗ  اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

Artinya : "Sungguh, telah Kami turunkan kepadamu sebuah Kitab (Al-Qur'an) yang di dalamnya terdapat peringatan bagimu. Maka apakah kamu tidak mengerti?"

Dari ayat tersebut, dapat kita simpulkan bahwasanya di dalam Al - Qur'an terkandung semua hal yang dapat memberikan kemuliaan kepada manusia.  Atau dengan kata lain kemuliaan ataupun kesuksesan seseorang tidak dilihat dari seberapa banyak harta yang ia kumpulkan atau seberapa tinggi jabatan yang ia raih melainkan seberapa bisa ia mengamalkan ajaran - ajaran agama islam yang terkandung dalam Al - Qur'an. Berikut ini adalah 5 tips sukses dunia akhirat :

Tips pertama, tertibkan sholat 5 waktu usahakan dengan tepat waktu dan dengan  cara sholat berjamaah karena pahalanya 27 derajat. Sholat merupakan  rukum islam kedua. Perintah untuk menjalankan ibadah sholat sering disebutkan berkali - kali dalalm Al - Quran. Salah satunya terdapat dalam QS. Al - Israa' ayat 78:

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْـفَجْرِ ۗ  اِنَّ قُرْاٰنَ الْـفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا

Artinya : "Laksanakanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) subuh. Sungguh, sholat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)."

Ada tiga panggilan dari Allah untuk umatnya yaitu, panggilan adzan, panggilan haji dan panggilan menghadap Sang Kholik. Sholat tepat waktu memiliki keutamaan yang amat besar dan merupakan salah satu amalan yang paling afdal, hal ini terdapat dalm sebuah hadis :

 Abdullah Ibnu Mas'ud RA berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, amalan perbuatan apa yang paling afdhal?"Beliau menjawab, "Sholat tepat pada waktunya"Aku bertanya lagi, " Lalu apa lagi Ya Rasulullah?"Beliau menjawab, "Berbakti kepada kedua orang tua".Aku bertanya lagi, "Kemudian apa lagi Ya Rasulullah?"Beliau menjawab, "Berjihad di jalan Allah." (HR. Bukhari)


Dari hadist tersebut, dapat kita simpulkan bahwasanya sholat tepat pada waktunya merupakan suatu amalan yang sangat penting dan sangat disukai oleh Allah SWT. Selain itu, amal dari seorang hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat kelak adalah sholatnya. Maka dari itu, mari kita budayakan sholat tepat pada waktunya misalnya saja pada saat adzan sholat dhuhur di SMAN 1 Srengat marilah kita segera bergegas menju Masjid Syi'arul Islam. Karena dengan membiasakan sholat tepat waktu, maka akan menumbuhkan sikap disiplin pada diri kita dan menjadikan Allah sebagai prioritas utama dalam kehidupan kita. 

    2. Tips kedua,  jangan tinggalkan sholat tahajud dan sholat dhuha.

Sholat tahajud merupakan sholat yang dilakukan pada waktu malam hari sedikitnya 2 raka'at  yang dilakukan pada waktu sesudah sholat isya' dan sampai terbit fajar. Sholat tahajud sebaiknya dilakukan sesudah tidur.  Allah akan memberikan 4 jaminan hal dalam kehidupan orang yang melaksanakan sholat tahajud, dan tidak akan pernah diberikan kepada orang yang tidak tahajud sekalipun sholat fardhunya sangat khusyu' ditunaikan :

Allah jamin akan angkat kariernya dengan sukses

Allah jamin akan dimudahkan aktivitasnya

Allah jamin akan dikeluarkan dari kesulitan dengan cara terbaik

Allah jamin, bila anda diganggu dalam kehidupannya maka Allah akan menolongnya langsung tanpa perantara. 

    3. Tips ketiga, Birul Walidain atau berbakti kepada orang tua

Birrul Walidain adalah suatu perbuatan bakti atau taat kepada orang tua dengan mentaati

perintahnya (kecuali yang ma'siat) dan mendoa'kannya apabila keduanya telah wafat.

 Rasulullah SAW pernah ditanya tentang peranan orang tua, dengan tegas beliau menjawab, "Orangtua adalah yang menyebabkan surgamu atau nerakamu." Abu Umamah meriwayatkan, apakah hak kedua orang tua bagi anak - anaknya?" Rasulullah menjawab, "Keduanya adalah surga dan nerakamu."   (HR. Ibnu Majah)

Nahh guys, dari hadist diatas sudah sangat jelas bahwasanya orang tua adalah salah satu tiket kita untuk memasuki surganya Allah, dengan kita berbakti kepada orang tua dan selalu menjalankan perintahnya asal tidak bertentangan dengan syari'at yaaaaa..

    4. Tips keempat berbagi kepada sesama atau shodaqoh jariyah

Shodaqoh jariyah adalah memberi sesuatu kepada orang lain yang lebih membutuhkan dengan mengharapkan pahala dan ridho Allah SWT. Dengan bershodaqoh dapat mencegah datangnya bala' dan dapat memelihara harta dari hal - hal yang tidak diinginkan serta mengharapkan keberkahan harta yang dimiliki.

    5. Yang terakhir adalah berdoa dan berusaha

Berdoa dan berusaha  adalah tugas kita sebagai makhluk kecil yang tidak berdaya. Maka dari itu kita harus bekerja keras dengan tekun dan ulet serta dengan hati yang ikhlas. Mengenai hasil, serahkanlah semuanya kepada Allah karena Allah lah sebaik - baik perencana, lebih baik bahkan yang terbaik dari sebaik - baiknya rancangan.

Nahh, itu tadi  tips sukses dunia akhirat. Semoga bermanfaat yaa teman - teman. O ya, jangan lupa sebarkan juga kepada teman teman yang lain dengan tetap mencantumkan sumber, InsyaAllah pahala besar akan menanti di akhirat.

Sekian, Wassalamualaikum

06 Desember, 2019

Lembaga Pendidikan Islam di Tengah Arus Industri 4.0



Oleh : Irnantry Miftahudin

Menghadapi era Industri 4.0 bahkan 5.0  yang identik dengan perkembangan Teknologi beserta kecanggihan sistem lainnya telah memperdaya kita sebagai generasi muslim. Pasalnya generasi islam hanya menjadi sasaran dan objek perkembangan teknologi tersebut. Seharusnya generasi islam mampu mengambil peran penting dalam menyikapi perkembangan zaman yg semain canggih ini.

perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, teknologi serta industri yang begitu hebat telah membuat tantangan hidup semakin berat. Perubahan zaman pun sangat berdampak pada perilaku dan akhlak generasi penerus umat di masa depan.

Pengaruh budaya asing yang negatif dengan mudah masuk dan diserap anak-anak kita. Tak heran, jika sebagian besar orangtua merasa khawatir dengan masa depan anak-anaknya.‎

Fenomena seperti ini, sesungguhnya telah diprediksi Rasulullah sekitar 14 abad silam.

Karenanya, Rasulullah SAW di akhir hayatnya berpesan kepada umatnya: "Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Alquran) dan Sunah Rasulullah SAW".

Jika merujuk pada pesan Rasulullah, para orangtua sesungguhnya tak perlu khawatir dengan perkembangan dan perubahan zaman yang terjadi saat ini. Kuncinya, para orangtua membekali putra-putri mereka dengan Al-Quran dan As-sunnah.

Setelahnya, anak anak kita siapkan untuk bersaing dan mengambil peran penting melalui pendidikan berbasis teknologi, karena memang perkembangan teknologi tidak dapat dihindarkan dan selalu berjalan beriringan dengan perkembangan hidup anak anak kita.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, harus mampu mengambil peran dan mempersiapkan generasi muslim dengan berbagai program dan aktifitas yg mendukung kebutuhan anak anak Zaman sekarang.

Pendidikan Islam yg diterapkan kepada anak anak, harus mampu mendorong anak anak untuk berfikir kritis dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan zaman.

Perkembangan teknologi kedepan menuntut sekolah untuk menciptakan pendidikan islam yang menyenangkan dan dapat memunculkan kreatifitas anak anak serta mampu berinovasi dalam mengiringi perkembangan teknologi kedepan.

Ada 6 Kompetensi yang perlu dimiliki oleh anak anak kita dalam menghadapi zaman perkembangan teknologi kedepan.
1. Kompetensi tauhid dan adab islam
2. Kompetensi critical thingking
3. Kompetensi kreatifitas dan inovasi
4. Keterampilan ber kolaborasi dan bekerjasama
5. Keterampilan komunikasi
6. Percaya diri.

Dengan adanya ke enam kompetensi diatas, semoga sekolah dapat berkolaborasi & kerjasama dengan  masyarakat dan dunia industri dalam menciptakan peluang peluang sehingga ke enam kompetensi diatas dapat menjadi strategi utama agar lembaga pendidikan islam tetap diterima ditengah masyarakat global.